Topping Boba yang Kerap Ditambahkan pada Bubble Tea

Apakah kamu penggemar bubble tea?Minuman populer yang berasal dari Taiwan ini merupakan sajian teh yang dikombinasikan dengan susu atau perasa lainnya, lalu dikocok hingga berbusa. Kemudian, minuman teh tersebut ditambahkan dengan beragam topping mulai dari puding, jeli, hingga yang paling populer bernama ‘boba’.

Boba sendiri adalah bola-bola kenyal yang terbuat dari tepung tapioka. Ya, keistimewaan dari topping ini bukanlah terletak pada cita rasanya, melainkan pada teksturnya yang kenyal dan membal, memberi sensasi seperti sedang mengunyah permen karet.

Meski sebagian besar boba terbuat dari bahan yang sama–tepung tapioka, namun ternyata topping ini memiliki berbagai varian jenis dan ukuran yang berbeda-beda, lho. Coba saja perhatikan menu yang tertera di toko bubble tea favoritmu, pasti akan ada banyak sekali pilihan topping bola kenyal tersebut yang terkadang membuat bingung. Ada yang berukuran kecil, ada yang diberi isian sirup, ada juga yang berwarna transparan.

1. Clear boba

Boba berwarna bening ini terbuat dari tepung tapioka yang dibentuk menjadi bola-bola seukuran mutiara. Karena tak diberi tambahan perasa, jenis boba tersebut memiliki cita rasa yang hambar, sehingga kerap dipadukan bersama bubble tea berbasis susu yang manis. ‘Mutiara tapioka’ itu akan menyerap susu dan teh, sehingga mampu menyatu dengan sajian teh tersebut. Sama halnya bila teh yang dipesan adalah chai tea, bola boba bening juga akan memiliki rasa yang sama seperti chai tea.

2. Black boba

Secara sederhana, black boba adalah boba bening yang diberi campuran gula merah atau karamel. Campuran bahan tersebutlah yang membuat black boba memiliki tampilan berwarna gelap. Selain itu, karena diberi tambahan gula atau karamel, bola boba jenis ini juga akan menghasilkan cecapan rasa manis yang tipis saat disantap.

3. Flavored boba

Sesuai dengan namanya, flavored boba adalah bola-bola topping yang dibalut dengan sirup sebagai penambah rasa. Dilansir Spoon University, cita rasa dari sirup tambahan tersebut sangatlah beragam, mulai dari rasa buah-buahan, hingga cita rasa eksotik seperti kelapa atau lidah buaya.Biasanya, flavored boba digunakan dalam sajian smoothies atau jenis teh seduh klasik, contohnya teh hitam atau teh hijau. Selain itu, boba beraneka rasa juga seringkali digunakan sebagai topping pada sajian es krim atau frozen yogurt yang menyegarkan.

4. Popping boba

Bila jenis boba sebelumnya hanya berupa bola-bola kenyal, berbeda halnya dengan popping boba. Jenis boba ini diberi ‘suntikan’ berbagai macam sirup perasa sebagai isian, sehingga memberikan sensasi meledak saat berada di dalam mulut.

Metode pembuatannya pun cukup unik, menggunakan teknik molecular gastronomy, cairan yang sudah diberi tambahan perisa rasa dikombinasikan bersama sodium alginat. Campuran tersebut kemudian dimasukkan ke dalam mangkok yang berisi kalsium klorida, dan ditambahkan sesendok air hingga membentuk gelembung. Gelembung itulah yang akan bertransformasi menjadi bola boba.Karena bahan baku dan cara membuatnya yang tak sama, tekstur dari popping boba juga tidaklah kenyal seperti jenis boba lainnya.

5. Mini boba

Nah, bila kamu kurang suka dengan ukuran bola boba yang terlalu besar dan kerap ‘macet’ di dalam sedotan, mungkin mini boba bisa menjadi pilihanmu. Tak cuma lebih mudah disantap menggunakan sedotan, ukurannya yang lebih mini juga membuat teksturnya tak terlalu kenyal, sehingga lebih mudah dikunyah.

Selain itu, karena memiliki ukuran yang lebih kecil, mini boba memerlukan waktu memasak yang lebih sedikit. Jenis boba mungil ini sangat cocok untuk dipadukan sebagai topping frozen yogurt dan memberikan ‘kejutan manis’ dalam sajian bubble tea.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *